Tak ada yang istimewa. Menjalani hidup di bumi ini sejak dilahirkan menjelang matahari terbenam di Desa Dukuh Tunggal, Kecamatan Glagah, sebuah desa di perbatasan timur laut wilayah Lamongan-Gresik, Jawa Timur. Masa kecil sepenuhnya diisi dengan sekolah mulai dari TK, lalu pagi di SD dan siang hingga sore di Madrasah Ibtidaiyah, malam diisi belajar dan mengaji di mushalla.

SMP serta SMA plus belajar di pesantren dihabiskan di Lamongan, kemudian menamatkan S-1 dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa & Seni, IKIP Surabaya, Ketintang, pada 1994. Semasa mahasiswa, selain aktif di organisasi kemahasiswaan, dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (SM FPBS) hingga Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT),  juga aktif di pers kampus serta mulai menulis di media massa umum.

Lepas dari kampus menjadi wartawan Harian Jawa Pos Surabaya (Juni 1995-Mei 2005), Seputar Indonesia Jakarta  (Juni 2005-Maret 2007), serta Jurnal Nasional Jakarta (April 2007-Juni 2008). Kini sebagai penulis,  freelance editor, serta konsultan lepas penerbitan/media. Selama menjadi wartawan lebih banyak berkutat dengan berita-berita internasional, olahraga, serta feature.

Blog ini merupakan kanal untuk tetap menghidupkan spirit menulis meski, bisa dikata, sangat tidak sebanding dengan tuntutan waktu (deadline) dan aktualitas sebagaimana ketika bekerja di beberapa harian tersebut. Namun blog ini selalu berusaha untuk melihat celah maupun sisi unik –sebutlah angle dalam pemberitaan– yang kemungkinan bisa saja ”terlewatkan” oleh media massa umum karena adanya beberapa tuntutan yang melekat, seperti deadline.

Selebihnya dan detailnya (apabila memang diperlukan), bisa kontak ke caksollah@yahoo.com atau sol.mawi@gmail.com