Zakumi, maskot Piala Dunia 2010. PHOTO: SOUTH AFRICA TRIP
Zakumi, maskot Piala Dunia 2010. PHOTO: SOUTH AFRICA TRIP

JANGAN cemas! Piala Dunia 2010 dijamin tetap menarik. Hasil kualifikasi di pelbagai penjuru dunia pada Sabtu, Minggu, Senin (10-12/10) memastikan beberapa timnas yang menjadi primadona di dunia lolos ke Afrika Selatan (Afsel) tahun depan.

Pendeknya, tim-tim berperingkat terbaik pada ranking termutakhir FIFA –yang dirilis 2 September lalu dan akan diperbarui pada 16 Oktober mendatang— sudah memastikan lolos ke Afsel. Katakanlah 50 tim teratas di peringkat itu sebagian besar telah lolos dan lainnya masih berpeluang besar lolos.

ZONA EROPA

Raksasa-raksasa bola seperti Belanda, Spanyol, Inggris, Italia, Jerman, Denmark, dan Serbia sudah memastikan lolos otomatis mewakili grupnya masing-masing. Hanya Grup 2 dan 3 yang baru bisa diketahui pemuncak klasemen yang menyusul lolos usai laga terakhir kualifikasi 14 Oktober mendatang.

UEFA logoDi Grup 2, Swiss (20 poin) yang kini memuncaki klasemen berpeluang lolos langsung jika menang melawan Israel pada laga terakhirnya. Sangat menarik karena Israel yang kini di peringkat ketiga dengan 15 poin juga butuh keajaiban untuk bisa lolos melalui playoff.

Jika Israel menang, sedangkan Yunani (peringkat kedua dengan 17 poin) di luar dugaan kalah pada laga terakhir melawan Luksemburg, Israel bisa menduduki posisi runner-up. Jika Yunani menang, kemenangan Israel menjadi tidak berarti. Swiss masih berpeluang lolos meski harus melalui playoff.

Di Grup 3, tiket lolos masih diperebutkan Slovakia, Slovenia, dan Rep Chek yang berharap keajaiban melalui playoff. Slovakia untuk sementara memimpin dengan 19 poin, disusul Slovenia 17 poin, dan Chek 15 poin. Pada duel terakhir 14 Oktober, Slovakia menjalani misi berat melawan Polandia, sementara Slovenia sua San Marino. Sedangkan Chek juga melakoni tugas cukup berat melawan Irlandia Utara. Dari pemetaan ini, Slovenia berpeluang memuncaki klasemen Grup 3 dan lolos otomatis.

Misi lanjutan harus dijalani Prancis dan Rusia yang memerjuangkan nyawanya menuju Afsel melalui babak playoff. Apa pun hasil pada duel terakhir tidak menggoyahkan posisi runner-up di grup masing-masing. Sedangkan Portugal yang untuk sementara menghuni peringkat kedua Grup 1 dengan 16 poin masih harus berjuang mengalahkan Malta untuk bisa menuju playoff. Jika Portugal seri, bahkan kalah, sedangkan Swedia (peringkat ketiga, 15 poin) menang atas Albania, maka Swedia yang berpeluang bisa lolos melalui playoff.

Beberapa tim lainnya seperti Ukraina juga masih berpeluang lolos melalui playoff . Namun, seperti diketahui, dari jatah 13 timnas di Zona Eropa yang lolos ke Afsel, 9 juara grup langsung lolos otomatis. Sedangkan empat sisanya diperebutkan lewat playoff berformat duel kandang dan tandang oleh delapan runner-up terbaik dengan mekanisme unggulan (seeding) berdasarkan peringkat termutakhir FIFA. FIFA akan mengeluarkan peringkat terbaru pada 16 Oktober atau hanya sehari sebelum undian playoff Zona Eropa digelar di Zurich, Swiss.

Tim Lolos (Peringkat FIFA): Spanyol (2), Belanda (3), Italia (4), Jerman (5), Inggris (7), Serbia (13), Denmark (16)

Berpeluang Lolos (Peringkat FIFA): Rusia (6), Kroasia (9), Prancis (10), Yunani (12), Swiss (15), Portugal (17), Rep Chek (18) Israel (22), Ukraina (25), Rep Irlandia (38), Swedia (41), Slovakia (45), Bosnia-Herzegovina (46), Slovenia (54)

Conmebol logoZONA AMERIKA SELATAN

Dari zona ini, Brasil dan Paraguay sudah memastikan lolos bulan lalu, disusul Cile usai laga Minggu (10/10) WIB. Fokus kini tertuju ke Argentina yang bisa sedikit bisa bernapas karena harapan lolos masih terbuka usai menang dramatis 2-1 atas Peru pada 10 Oktober.

Sementara ini Argentina menempati peringkat keempat (25 poin) alias jatah terakhir lolos otomatis dari Zona Amerika Selatan. Namun posisi itu belum aman. Argentina masih dikuntit ketat tim-tim di bawahnya, seperti Uruguay (peringkat kelima, 24 poin) dan Ekuador (peringkat keenam, 23 poin). Misi yang dijalani Tango untuk lolos langsung sangat berat mengingat pada laga terakhir, 14 Oktober, harus tandang ke Uruguay yang jelas sangat membutuhkan poin penuh untuk lolos. Namun harapan masih terbuka.

Jika Lionel Messi dkk kalah, jelas Uruguay yang langsung lolos. Sedangkan nasib Argentina –yang jelas tidak lolos otomatis berharap lewat playoff melawan peringkat keempat dari klasemen akhir Zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF)— masih pula harus ditentukan hasil duel Cile menjamu Ekuador. Jika Ekuador menang, Ekuador yang ke playoff dan tamatlah riwayat perjuangan Argentina untuk bisa ke Afsel tahun depan.

Jika Uruguay vs Argentina berakhir seri, sedangkan Ekuador juga seri lawan Cile, Argentina lolos otomatis dan Uruguay ke playoff.  Jika Uruguay kalah tetapi Ekuador menang melawan Cile, maka Ekuador yang ke playoff.

Tim Lolos (Peringkat FIFA): Brasil (1), Cile (21), Paraguay (23).

Berpeluang Lolos (Peringkat FIFA): Argentina (8), Uruguay (28), Ekuador (36)

ZONA AMERIKA UTARA, TENGAH & KARIBIA

Dua raksasa dari zona ini sudah memastikan lolos usai laga pada 10 Oktober waktu setempat (11 Oktober 2009, WIB). Mereka adalah Amerika Serikat dan Meksiko. Dari slot 3,5 tim, maka tiga tim teratas pada klasemen akhir akan lolos otomatis.

Concacaf logoUntuk sementara AS di peringkat pertama dengan 19 poin, disusul Meksiko dengan 18 poin. Posisi ketiga ditempati Kosta Rika dengan 15 poin lantas Honduras di peringkat keempat dengan 13 poin. Tim-tim lainnya sudah tidak berkepentingan lagi dengan urusan lolos ke Afsel.

Apa pun hasil pada laga terakhir tidak memengaruhi AS dan Meksiko. Namun Kosta Rika dan Honduras yang harus berjuang untuk menang agar menjadi tim ketiga yang bisa lolos otomatis, sedangkan satu lagi ke playoff melawan peringkat kelima pada klasemen akhir Zona Amerika Selatan.

Honduras tandang ke El Salvador, sedangkan Kosta Rika melakoni misi berat di kandang Amerika Serikat. Jika Kosta Rika kalah dan Honduras menang, tiket lolos otomatis menjadi milik  Honduras. Jika Kosta Rika seri dan Honduras menang, keduanya akan memiliki poin yang sama, yakni 16. Maka penentuan yang lolos otomatis dan playoff ditentukan oleh selisih gol. Saat ini Honduras lebih baik (16-11) dibandingkan Kosta Rika (13-13).

Tim Lolos (Peringkat FIFA): Amerika Serikat (11), Meksiko (24)

Berpeluang Lolos (Peringkat FIFA): Kosta Rika (39), Honduras (42)

ZONA ASIA / ZONA OCEANIA

logo AFCJepang, Australia, Korea Selatan, dan Korea Utara sudah jauh hari memastikan lolos. Kecuali Australia (geografisnya di Oceania namun usai Piala Dunia 2006 resmi bergabung ke AFC), ketiga negara yang lolos semuanya dari wilayah Asia Timur. Satu jatah sisa (0,5 dari AFC dan 0,5 dari Oceania) diperebutkan Bahrain dan juara Oceania, Selandia Baru, melalui playoff dengan format kandang dan tandang.

oceania logoNamun hasil duel pertama playoff di Manama, Sabtu (10/10), membuat Asia Barat terancam sama sekali tidak menempatkan wakilnya di Afsel setelah tuan rumah Bahrain hanya bisa bermain tanpa gol melawan Selandia Baru. Maka, Selandia Baru membuka peluang lolos karena laga kedua playoff dimainkan di rumahnya.

Tim Lolos (Peringkat FIFA): Australia (14), Jepang (40), Korea Selatan (49), Korea Utara (90)

Berpeluang Lolos (Peringkat FIFA): Bahrain (64), Selandia Baru (100)

ZONA AFRIKA

Dari jatah lima tim, juara dari lima grup yang masing-masing berisi empat tim pada kualifikasi putaran ketiga lolos. Pantai Gading (Grup E) dan Ghana (Grup D) sudah memastikan lolos. Keduanya merupakan wakil-wakil dari Afrika yang menghuni posisi tertinggi pada pemeringkatan termutakhir FIFA.

CAF LogoSelain tuan rumah Afrika Selatan (peringkat ke-73 FIFA) yang tentu saja mendapatkan jatah otomatis, dengan kualifikasi menyisakan satu laga pada bulan depan, di Grup A Kamerun (10 poin) membuka peluang lolos dibayangi Gabon (9 poin). Di Grup B,  Tunisia (11 poin) masih dipaksa harus bersaing dengan Nigeria (9 poin). Begitu pula di Grup C ketika Aljazair (13 poin) dan Mesir (10 poin) menentukan nasibnya pada laga terakhir.

Tim Lolos (Peringkat FIFA): Pantai Gading (20), Ghana (32)

Berpeluang Lolos (Peringkat FIFA): Kamerun (29), Mesir (32), Nigeria (34), Gabon (35), Aljazair (44), Tunisia (50).