VICENTE DEL BOSQUE: Banyak pilihan, ''gambling'' pun tak terhindarkan.

SPANYOL, juara Piala Eropa 2008, disebut-sebut sebagai salah satu unggulan juara di Piala Dunia 2010. Anda berhak menjagokannya. Namun seperti analisis awal Presiden UEFA Michel Platini bulan lalu, saya meragukan kans juara tim El Matador di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Spanyol, demikian Platini, memang memiliki pemain-pemain bagus di segala lini. Para pemain yang sangat diperhitungkan baik di liga domestik maupun yang merumput di liga-liga lain di Eropa, khususnya di Inggris.

Namun untuk turnamen antarbenua seperti Piala Dunia, El Matador tidak punya cukup mental menghadapi beragam tekanan yang muncul di lapangan, seperti kesiapan menghadapi peralihan cepat strategi lawan dari berbagai penjuru dunia akibat tuntutan faktor iklim.

Spanyol juga dinilai gampang pincang apabila salah satu key player di lini tertentu absen akibat akumulasi kartu kuning, karena kartu merah maupun cedera. Alhasil, kepaduan pola dan strategi di lapangan menjadi guncang mengingat dua tahun terakhir yang paling menonjol dari Timnas Spanyol adalah stabilitas karakter permainan. Piala Konfederasi 2009 di Afsel membuktikannya.

Meski tidak persis sama, saya melihat semifinal kedua Liga Champions Eropa di Nou Camp antara Barcelona dan Inter Milan beberapa waktu lalu, bisa juga memberikan gambaran itu. Barca merupakan pemasok pemain terbanyak hampir di semua lini untuk Timnas Spanyol. Betapa mereka kesulitan menciptakan celah, kreasi serangan, ketika Andres Iniesta, yang juga pilar di timnas, absen akibat cedera.

Keraguan saya terhadap Spanyol –mengamini preliminary analysis Platini— kian menebal menyaksikan daftar skuad sementara yang dilansir Pelatih Vicente del Bosque pada 10 Mei lalu. Dari provisional roster beranggotakan 30 pemain yang akan dikepras menjadi 23 pemain dalam daftar akhir ke FIFA pada 1 Juni 2010, sudah mulai terbaca adanya ‘’kebimbangan’’ pada diri Del Bosque.

Mari kita cermati. Ke-30 pemain itu adalah Casillas, Reina, Lopez, Ramos, Arbeloa, Albiol, Puyol, Pique, Marchena, Capdevila, Senna, Busquets, Alonso, Xavi, Iniesta, Fabregas, Navas, Silva, Mata, Torres, Villa, Guiza, Negredo, De Gea, Valdes, Azpilicueta, Martinez, Cazorla, Llorente, dan Pedro. Sebanyak 23 nama yang tidak tercetak tebal merupakan para pemain yang dibawa Del Bosque beruji coba ke Prancis bulan lalu dan memberi hasil memuaskan.

Sementara tujuh yang dicetak tebal itu adalah para pemain baru di skuad sementara timnas yang harus diserahkan ke FIFA. Sekali lagi, sangat menarik mencermati provisional roster Timnas Spanyol ini. Sangat menarik!

Adakah semata karena ketentuan harus menyerahkan 30 nama, maka Del Bosque harus memasukkan lima penjaga gawang (kiper) di skuad sementara tersebut? Adakah itu pertanda dia sudah sangat yakin dengan 23 pemain yang diangkutnya ke Prancis bulan lalu? Sangat mungkin, ya. Meskipun pilihan ‘’ya’’ berisiko memincangkan stabilitas tim pada saat putaran final Piala Dunia 2010 nanti.

Kelima kiper itu adalah Iker Casillas (Real Madrid), Pepe Reina (Liverpool), Diego Lopez (Villarreal), David De Gea (Atletico Madrid), dan Victor Valdes (Barcelona). Tempat Casillas dan Reina sudah dijamin. Berarti masih butuh hanya satu kiper lagi dari tiga nama (Lopez, De Gea, dan Valdes).

Jika satu jatah itu akhirnya jatuh ke Valdes, bisa jadi merupakan wujud pengakuan terhadap sang kiper dan prestasi Barcelona musim ini meskipun hasil berbagai jajak di media Spanyol belakangan ‘’kurang menghendakinya’’. Lopez bagus. Cuma apa untungnya memberi dia kesempatan sekarang apabila masih banyak waktu di kemudian hari?

Seandainya yang diinginkan Del Bosque adalah regenerasi kiper timnas demi kepentingan jangka panjang usai Piala Dunia 2010, kiranya memberi kesempatan sebagai kiper ketiga kepada De Gea, yang paling muda di antara lima kiper tersebut, merupakan pilihan terbaik.

Akhir pekan ini dan pekan depan –ketika sepakbola Spanyol menyisakan hanya satu pertandingan di liga domestik, serta satu laga lagi yakni final Piala Raja— barangkali Del Bosque punya pertimbangan matang untuk satu kiper tambahan tersebut.

Namun mengapa harus tiga kiper tambahan di daftar sementara itu, sedangkan Del Bosque kini sejatinya juga dibikin gambling dengan kebugaran Iniesta, Fabregas, dan Torres?

Tampaknya sang pelatih yakin betul ketiga pemain bintang itu bakal pulih saat turnamen berlangsung. Bagaimana bila tidak benar-benar fit? Lalu, dari daftar nama itu hanya ada satu spesialis bek kiri, yakni Joan Capdevila (Villarreal) meskipun Alvaro Arbeloa (Real Madrid) bisa dipaksakan ke posisi itu apabila kondisi menuntut.

Itulah Timnas Spanyol dan Del Bosque. Dia sudah memilih, meski di pilihan sementara yang harus dikepras menjadi 23 pemain per 1 Juni itu tidak ada beberapa pemain yang dinilai publik layak masuk timnas. Tak ada Albert Riera (Liverpool), bek kiri Nacho Monreal (Osasuna) maupun bek kanan asal Athletic Bilbao, Andoni Iraola, juga bintang muda Barcelona Bojan Krkic.

Apakah dalam daftar akhir nanti Iniesta, Fabregas, serta Torres masih bertahan, sementara Azpilicueta (international cap: 0), Javi Martinez (0), Cazorla (24 kali memperkuat timnas, sudah bermain lagi meski sepanjang musim ini banyak istirahat akibat cedera), Llorente (5 kali memperkuat timnas), serta Pedro (0) yang terbuang bersama dua kiper lagi?

Menarik ditunggu seperti apa gambling Del Bosque.