TIM mana jagoan Anda yang bakal menjuarai Copa America 2011 di Argentina mulai 1-24 Juli 2011 (2-25 Juli, WIB)? Akankah Brasil mampu mengukir hat-trick sebagai juara beruntun dalam tiga perhelatan terakhir? Ataukah tuan rumah Argentina yang disokong para pemain terbaik di dunia saat ini –seperti Lionel Messi— bakal mengakhiri paceklik gelar setelah kali terakhir menjadi juara Copa pada 1993 silam?

Hingga Rabu (29/6) malam, jajak di situs resmi Copa America menempatkan tuan rumah sebagai favorit juara, baru kemudian ada Brasil dan Uruguay. Tim yang disebut terakhir ini tampil fantastis pada Piala Dunia 2010 lalu dengan sukses melaju hingga semifinal. Meski demikian, tim-tim ‘’kuda hitam’’ seperti Paraguay maupun Cile bisa saja tampil mengejutkan.

Di atas kertas, tuan rumah memang punya alasan untuk menjadi yang terbaik. Setidaknya untuk menghalangi Brasil menyamai rekor yang telah diukirnya sebagai negara pertama di Amerika Latin pengukir prestasi tiga kali juara beruntun –tepatnya pada edisi 1945, 1946, dan 1947— yang telah sekian lama bertahan.

Brasil mengakui, dengan kekuatan yang dimilikinya sekarang, Argentina memang pantas sebagai favorit juara. ‘’Mereka memiliki pemain-pemain berkelas dan didukung penonton tuan rumah,’’ tutur Ramires, salah seorang anggota skuad Brasil.

Pemain memang menjadi kunci utama sebuah tim membidik gelar juara. Posisi tuan rumah memang berperan, namun bukan merupakan faktor mutlak. Beberapa kali Argentina menjadi tuan rumah, toh tim-tim lain yang akhirnya tampil sebagai juara. Kali terakhir menjadi host country itu pada perhelatan 1987 silam, akhirnya yang tampil sebagai juara adalah Uruguay dan Cile sebagai runner-up.

Pada perhelatan edisi 2007 di Venezuela, skud utama Argentina justru sangat difavoritkan menjuarai Copa ini, namun di final malah harus mengulang pahit final edisi 2004: dikalahkan Brasil yang justru tidak diperkuat beberapa bintang utamanya. Bola bulat dan, lagi-lagi, bergulirnya sulit diterka.

Namun, tampaknya kini menjuarai Copa America edisi ke-42 (ada yang menilai pula edisi ke-43 mengingat pada 1959 digelar dua kali) di rumah sendiri menjadi ‘’harga mati’’ untuk Argentina. Meski demikian, para pesaing seperti Brasil bukan lantas menilainya kurang, bahkan tidak penting, dengan dalih ajang ini sekadar menjadi barometer untuk menyusun kekuatan superdahsyat guna menjuarai Piala Dunia 2014 di rumah sendiri.

Bintang Uruguay Diego Forlan mengultimatum tim-tim lain yang difavoritkan –seperti Argentina dan Brasil— agar tidak merendahkan timnya. Bersama kompatriotnya, Luis Suarez yang kini membela Liverpool, Forlan mengakui dalam kondisi puncak menyongsong Copa America ini. Jauh lebih bugar dan siap dibandingkan saat menuju ke putaran final Piala Dunia 2010.

Bagi negara-negara Amerika Latin (CONMEBOL), Copa America ini setidaknya merupakan ajang mengerek lagi posisinya di peringkat global. Pemeringkatan terbaru FIFA yang dilansir Rabu (29/6) menunjukkan kemerosotan tim-tim dari CONMEBOL ini. Peringkat terbaik masih digenggam Spanyol, lalu Belanda di posisi kedua, disusul Jerman dan Inggris pada peringkat ketiga dan keempat. Baru di posisi kelima ada Brasil dan Argentina di posisi ke-10 setelah Italia, Portugal, Kroasia, dan Meksiko.

Meksiko, yang pada turnamen Copa America 2011 ini hadir sebagai undangan ‘’permanen’’ dengan menurunkan Timnas U-22, melesat ke peringkat sembilan (naik 19 tingkat) setelah menjuarai Gold Cup 2011 di AS. Sedangkan AS yang dikalahkan di final merosot dua strip ke peringkat 24.

Uruguay di peringkat ke-18 alias lima strip di bawah Jepang yang menjadi tim Asia berperingkat tertinggi di posisi ke-13. Di bawah Jepang terdapat Pantai Gading yang menjadi penghuni peringkat terbaik dari Afrika, lalu Prancis di peringkat ke-15. (Jika pengin tahu, Indonesia di peringkat ke-132 alias masih di bawah sesama negara ASEAN Thailand yang berada di posisi 123).

NEYMAR: Sensasi pemain muda Brasil yang masih berusia 19 tahun ini dinantikan di Copa America 2011. PHOTO: AP

Selain mencari juara Copa America 2011, sangat menarik ditunggu siapa yang bakal menjadi pemain terbaik serta top scorer-nya: Messi, Suarez, Forlan, si bintang muda Neymar dari Brasil, atau bakal muncul bintang-bintang lainnya? Sekali lagi, menarik ditunggu.

Copa America memang memiliki sensasi dan barometer tersendiri. Jika boleh dikata, hanya Ronaldo-lah pemain dengan torehan prestasi lengkap. Selain pernah membawa Brasil juara Copa America dan tampil sebagai top scorer, bersama timnas ia juga menorehkan prestasi mengangkat trofi Piala Dunia. Seorang legenda seperti Pele tidak pernah mampu membawa Brasil menjuarai Copa America.

JADWAL PERTANDINGAN (WIB)

GRUP A: ARGENTINA, BOLIVIA, KOLOMBIA, KOSTA RIKA

GRUP B: BRASIL, PARAGUAY, VENEZUELA, EKUADOR

GRUP C: CILE, MEKSIKO, PERU, URUGUAY

PENYISIHAN GRUP

(Juara dan runners-up pada klasemen akhir plus dua peringkat ketiga terbaik lolos ke perempat final)

Sabtu, 2 Juli 2011

07.45 WIB: Argentina vs Bolivia – La Plata

Minggu, 3 Juli 2011

01.30 WIB: Kolombia vs Kosta Rika – San Salvador de Jujuy

Senin, 4 Juli 2011

02.00 WIB: Brasil vs Venezuela – La Plata

04.30 WIB: Paraguay vs Ekuador – Santa Fe

Selasa, 5 Juli 2011

05.15 WIB: Uruguay vs Peru – San Juan

07.45 WIB: Cile vs Meksiko – San Juan

Kamis, 7 Juli 2011

07.45 WIB: Argentina vs Kolombia – Santa Fe

Jumat, 8 Juli 2011

05.15 WIB: Bolivia vs Kosta Rika – San Salvador de Jujuy

Sabtu, 9 Juli 2011

05.15 WIB: Uruguay vs CileMendoza

07.45 WIB: Peru vs Meksiko – Mendoza

Minggu, 10 Juli 2011

02.00 WIB: Brasil vs Paraguay – Cordoba

04.30 WIB: Venezuela vs Ekuador – Salta

Senin, 11 Juli 2011

02.00 WIB: Kolombia vs Bolivia – Santa Fe

Selasa, 12 Juli 2011

07.45 WIB: Argentina vs Kosta Rika – Cordoba

Rabu, 13 Juli 2011

04.15 WIB: Cile vs Peru – Mendoza

07.45 WIB: Uruguay vs Meksiko – La Plata

Kamis, 14 Juli 2011

05.15 WIB: Paraguay vs Venezuela – Salta

07.45 WIB: Brasil vs Ekuador – Cordoba

PEREMPAT FINAL

Minggu, 17 Juli 2011

02.00 WIB: 1-A vs Peringkat 3 Terbaik 1 – Cordoba > (S1)

05.15 WIB: 2-A vs 2-C – Santa Fe > (S2)

Senin, 18 Juli 2011

02.00 WIB: 1-B vs Peringkat 3 Terbaik 2 – La Plata > (S3)

05.15 WIB: 1-C vs 2-B – San Juan > (S4)

SEMIFINAL

Rabu, 20 Juli 2011

07.45 WIB: Pemenang S1 vs Pemenang S2 – La Plata > (G1)

Kamis, 21 Juli 2011

07.45 WIB: Pemenang S3 vs Pemenang S4 – Mendoza > (G2)

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA

Minggu, 24 Juli 2011

02.00 WIB: Kalah G1 vs Kalah G2 – La Plata

FINAL

Senin, 25 Juli 2011

02.00 WIB: Pemenang G1 vs Pemenang G2 – Buenos Aires

TARGET BESAR: Akankah kegemilangan Lionel Messi dan racikan strategi Pelatih Sergio Batista mampu membawa Argentina menjuarai Copa America 2011 di rumah sendiri. PHOTO: THE ASSOCIATED PRESS

DAFTAR JUARA COPA AMERICA

(tahun, tuan rumah: juara, runners-up)

2007 (Venezuela): Brasil, Argentina

2004 (Peru): Brasil, Argentina

2001 (Kolombia): Kolombia, Meksiko

1999 (Paraguay): Brasil, Uruguay

1997  (Bolivia): Brasil, Bolivia

1995  (Uruguay): Uruguay, Brasil

1993  (Ekuador): Argentina, Meksiko

1991  (Cile): Argentina, Brasil

1989  (Brasil): Brasil, Uruguay

1987  (Argentina): Uruguay, Cile

1983 (tanpa tuan rumah): Uruguay, Brasil

1979 (tanpa tuan rumah): Paraguay, Cile

1975 (tanpa tuan rumah): Peru, Kolombia

1967 (Uruguay): Uruguay, Argentina

1963  (Bolivia): Bolivia, Paraguay

* 1959 (Ekuador): Uruguay, Argentina, 1959 (Argentina): Argentina, Brasil

1957 (Peru): Argentina, Brasil

1956 (Uruguay): Uruguay, Cile

1955 (Cile): Argentina, Cile

1953 (Peru): Paraguay, Brasil

1949 (Brasil): Brasil, Paraguay

1947  (Ekuador): ARGENTINA, Paraguay

1946 (Argentina): ARGENTINA, Brasil

1945 (Cile): ARGENTINA, Brasil

1942 (Uruguay): Uruguay, Argentina

1941 (Cile): Argentina, Uruguay

1939 (Argentina): Peru, Uruguay

1936 (Argentina): Argentina, Brasil

1935 (Peru): Uruguay, Argentina

1929 (Argentina): Argentina, Cile

1927 (Peru): Argentina, Uruguay

1926 (Cile): Uruguay, Argentina

1925 (Argentina): Argentina, Brasil

1924 (Uruguay): Uruguay, Argentina

1923 (Uruguay): Uruguay, Argentina

1922 (Brasil): Brasil, Paraguay

1921 (Argentina): Argentina, Brasil

1920 (Cile): Uruguay, Argentina

1919 (Argentina): Brasil, Uruguay

1917 (Uruguay): Uruguay, Argentina

1916 (Argentina): Uruguay, Argentina

DAFTAR TOP SCORER (SEPULUH EDISI TERAKHIR)

2007: Robinho (Brasil) – 6 gol

2004: Adriano (Brasil) – 7 gol

2001: Victor Aristizabal (Kolombia) – 6 gol

1999: Ronaldo, Rivaldo (Brasil) – 5 gol

1997: Luis Hernandez (Meksiko) – 6 gol

1995: Gabriel Batistuta (Argentina), Luis Garcia (Meksiko) – 4 gol

1993: Jose Luis Dolgetta (Venezuela) – 4 gol

1991: Gabriel Batistuta (Argentina) – 6 gol

1989: Bebeto (Brasil) – 6 gol

1987: Arnoldo Iguaran (Kolombia) – 4 gol