Wkwkwk… Hingga hari ini eksekusi penalti dengan tumit membelakangi gawang oleh pemain Uni Emirat Arab (UEA) Awana Diab, Minggu (17/7) lalu, masih menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola, khususnya penggandrung bola di dunia maya, yang menjulukinya eksekusi penalti bergaya ‘’Dewa Mabuk’’. Hari itu UEA membelasah Lebanon 6-2 dalam laga persahabatan internasional.

Justru bukan hasilnya yang dinilai mencengangkan, tetapi gaya Diab saat mengeksekusi penalti itu. Entah ia sebenarnya malas melakukannya atau sekadar untuk mencairkan suasana, Diab maju ke petak terlarang Lebanon laiknya para pemain lain ketika hendak menendang penalti. Ia letakkan bola di titik putih dan mundur mengambil jarak tembak.

Ketika dia berlari menuju bola, eh tiba-tiba berhenti, membalikkan badan, lantas menendang bola dengan tumitnya. Gooool… Kiper Lebanon sama sekali tidak bergerak mengantisipasi bola. Tampak ia terperanjat menyaksikan model tendangan penalti ala Diab (VIDEO PENALTI DIAB).

Penonton pun gembira. Namun, aksi Diab sama sekali tidak membuat Pelatih UAE Srecko Katanec senang dan terkesan. Bekas pemain timnas era Yugoslavia yang pernah terbilang sukses mengarsiteki timnas negara kecil Slovenia ini malah cepat-cepat menariknya keluar. Bahkan seusai laga, Katanec mengatakan akan menjatuhkan sanksi disipliner untuk Diab atas aksinya yang dinilai ‘’tidak mencerminkan sikap hormat’’, khususnya kepada lawan main di lapangan.